Fakta Unik Planet Merkurius Yang Harus Kamu Tahu!

15.38.00




Hi Oneesan. Hari ini, 9 Mei 2016 katanya akan terjadi fenomena alam yang cukup langka di luar angkasa, yaitu transitnya Planet Merkurius melalui Matahari. Peristiwa ini dinilai langka karena lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gerhana Matahari ataupun bulan. Sebelumnya fenomena transitnya Planet Merkurius melewati Matahari pernah terjadi 10 tahun yang lalu, tepatnya pada 8 November 2006. Kejadian alam ini diberitakan akan sangat jelas terlihat di Amerika, Eropa Barat, Afrika dan sebagaian wilayah Asia. Di Indonesia sendiri, kamu bisa melihat titik kecil berwarna hitam melewati matahari pada jam 11:12 sampai 18:42 WIB.
Berikut ini ada beberapa fakta unik dan menarik tentang Planet Merkurius yang nggak rugi buat kamu tahu lho.




Planet terdekat dengan Matahari
Merkurius adalah planet terdekat dengan Matahari yang memiliki jarak terdekat sekitar 47 juta kilometer dan jarak terjauh 70 juta kilometer. Orbit Planet Merkurius yang berbentuk oval menyebabkan jaraknya dengan Matahari berbeda-beda, tergantung pada titik di mana planet ini berada. Jarak tersebut hampir 3 kali lebih dekat dibandingkan dengan jarak planet tempat kita hidup terhadap Matahari yaitu sekitar 149 juta kilometer. Merkurius mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari dengan kecepatan 50 km/detik, sedangkan Bumi berevolusi terhadap Matahari selama 365 hari atau 366 hari pada tahun Kabisat. Namun nggak setiap saat kita bisa melihat transit Merkurius, karena ada kalanya Merkurius berada di atas atau di bawah bidang orbit Bumi. Transit hanya terjadi saat Merkurius berada di titik simpul atau perpotongan antara orbit Bumi dan orbit Merkurius atau ketika Merkurius berada sejajar dengan Bumi dan Matahari.



Mirip dengan bulan
Permukaan Merkurius terdiri dari ribuan kawah yang terbentuk akibat dari tabrakan dengan meteor sehingga terlihat sangat mirip dengan bentuk permukaan bulan. Bentuk luar Planet Merkurius bervariasi mulai dari dataran hingga perbukitan yang memiliki ketinggian lebih dari 1 kilometer. Diduga perbukitan ini terbentuk karena inti dan mantel Merkurius mendingin dan menciut pada saat kerak sudah membatu. Suhu pada permukaan Merkurius berkisar diantara 90 - 700 derajat Kelvin atau sama dengan -180 sampai 430 derajat Celcius.



Memiliki inti besi besar yang diperkirakan sebagian berbentuk cair
Para ahli astronomi memperkirakan inti Planet Merkurius menempati 42% dari volumenya, berbeda dengan inti Planet Bumi yang hanya menempati 17%. Bentuk dari inti planet ini diperkirakan berbentuk cairan yang kulitnya ditutup mantel setebal 500 hingga 600 kilometer. 



Atmosfer sangat tipis
Banyak yang menyimpulkan bahwa planet paling dekat dengan matahari ini nggak mempunyai atmosfer, namun ternyata hal tersebut nggak benar juga. Atmosfer planet ini terdiri atas atom berbagai macam unsur tetapi gaya tarik yang di miliki planet ini sangat lemah sehingga membuat planet ini nggak bisa mempertahankan atmosfernya sendiri. Sehingga walaupun sangat tipis, Merkurius tetap memiliki atmosfer yang mengelilinginya.



Tidak punya satelit
Meskipun Planet Merkurius memiliki banyak aspek yang serupa dengan bulan, tetapi planet ini nggak memiliki satelit sendiri selayaknya Bumi yang memiliki bulan. Hingga saat ini belum ada ahli astronomi yang dapat mengidentifikasi Merkurius memiliki satelit alam. 



Paling sedikit diteliti
Nggak begitu banyak yang diketahui tentang planet Merkurius, hal ini dikarenakan hanya ada dua pesawat luar angkasa yang pernah mendekati planet ini. Pertama adalah Mariner 10 di tahun 1974 sampai tahun 1975. Pesawat ini berhasil memetakan sekitar 40 - 45% dari permukaan planet Merkurius. NASA kemudian mengirimkan misi baru untuk Merkurius yang disebut Mercury Surface, Space Environment, Geochemistry and Ranging (MESSENGER). Sampai saat ini, pesawat ruang angkasa ini masih mengorbit Merkurius untuk mendapatkan informasi lebih banyak dari planet yang biasa disebut Bintang Fajar atau Senja ini.


Nah, buat kamu yang penasaran sama peristiwa transitnya Planet Merkurius di Matahari, kamu bisa menggunakan filter yang sama seperti yang dipakai untuk menonton gerhana matahari total beberapa bulan lalu loh. Sebelum itu supaya kamu jadi orang  paling stylish di Planet Bumi, cek koleksi Gastuone がつおね di www.gatsuone.com yuk Oneesan! :)










You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook