Cepat Akhiri, Ini Tanda-tanda Kamu Sudah Iri Hati sama Teman Sendiri!

14.47.00



Dalam pertemanan nampaknya goals banget ya kalo sampai bertahun-tahun bisa selalu damai-damai aja tanpa ada masalah yang bikin hubungan jadi renggang bahkan rusak karena suatu hal. Tapi nih yang namanya rasa iri dan cemburu nggak pernah ada yang tau kapan datangnya. Mungkin aja itu melanda temanmu yang mulai nggak suka saat kamu mulai sukses. Atau jangan-jangan perasaan iri dengki ini sedang melanda kamu? Hayo, coba cek dan introspeksi diri yuk, nggak baik lho disimpen lama-lama. Berikut ciri-cirnya kamu udah terserang iri dengki dengan teman sendiri!

Nggak mau balas senyum, bahkan sebel jika dia mendapat sesuatu yang baik
Kita pasti udah tau bahwa senyum adalah pertanda awal banget yang menunjukkan kita lagi nggak suka dengan seseorang. Setiap kali bertatapan mata dengan dia, kamu malah jutek mulu, dan rasanya pengen buang muka cepet-cepet menyingkir dari semua urusan dengan dia. Lebih parahnya lagi kamu tiba-tiba sebel dan sedih ketika ada temanmu yang mendapat sesuatu yang baik. Logikanya, teman yang baik pasti ikut senang kan jika temannya mendapat sesuatu yang baik. Tapi kalo kamu malah sedih ketika temanmu bahagia, nggak salah lagi kamu sudah terserang virus iri.

Mulai mencari-cari kesalahan dan kekurangannya sampai nyari sekutu untuk membencinya
Lucunya, orang yang mulai panas karena keberhasilan orang lain akan selalu berusaha mengorek-ngorek kejelekan dan kekurangan orang yang sedang ia benci. Misalnya, menguak latar belakang keluarganya, kesalahan yang dulu pernah dibuat, bahkan parahnya mulai deh tuh mengarang cerita bohong demi menjelek-jelekkan orang yang lagi ia benci. Duh, rasa iri hati tuh bahaya bahkan bisa menutup hati kamu demi melakukan fitnah!

Padahal nggak ditanya, tapi kamu panas ingin menunjukkan kelebihan diri sendiri
Mungkin rasa iri hatimu semakin menjadi-jadi karena orang yang kamu benci makin tersorot sedangkan kamu justru tenggelam ke dalem tanah. Kamu pun nggak mau kalah saat dia ditanya tentang bakatnya, kamu tiba-tiba pengen show off tanpa peduli waktu dan tempat. Hmm.. Mungkin istilah yang pas untuk hal ini adalah “jumawa”. Ya, kamu merasa orang lain nggak pantas mendapatkannya, dan hanya kamu aja yang pantas. Wah ini sih tingkat irinya udah parah!

Sering marah tanpa sebab, akhirnya orang pun akan sadar sebenarnya siapa yang harus dijauhi
Rasa iri hati pasti akan menyebar hingga terasa sampai ke seluruh tubuhmu. Mungkin awalnya kamu hanya iri pada satu orang, kamu hanya benci pada orang itu. Namun perasaan bencimu nggak berhenti sampai di situ. Kamu mulai sering marah tanpa sebab, marah pada siapapun yang sedikit menyinggung hati karena kamu merasa dunia sangat nggak adil bagimu. Kalo semua orang kamu marahin, lalu siapa yang betah coba berada dekat-dekat sama kamu? Ya lama-lama kamu sendirilah yang nggak punya teman.

Jadi, gimana pendapatmu? Ingat lho, iri dengki itu nggak baik untuk siapapun, apalagi jika kamu iri pada teman dekatmu sendiri. Entah itu iri dengan siapapun, perasaan dengki sejatinya akan merusak dirimu sendiri. Kamu pun jadi nggak fokus pada tujuan hidup dan malah jadi ngurusin orang lain. Padahal rejeki dan berkat kan sudah ada yang mengatur. Kalau temanmu berhasil, itu semua bukan karena kelemahan kamu, kalaupun dia menderita itu juga bukan karena kehebatan kamu. Begitu pun sebaliknya, kalo kamu berhasil ya karena memang sudah rejekimu untuk berhasil. So, buat apa sih masih iri dengan dia? Segera minta maaf dan lanjutkan pertemanan yang baik. Jika memang kamu suka berkompetisi maka bersainglah secara sehat, okay! :)

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook