Mau Bikin Usaha Online Fashion? Ketahui Beberapa Hal Ini Dulu yuk!

11.56.00


Bisnis clothing alias industri fashion memang sering diidentikan dengan bisnisnya anak muda. Terbukti saat ini sudah banyak menjamur merek pakaian dengan beragam konsep dan model yang unik-unik untuk digunakan banyak kalangan. Bukan cuma dari konsep pakaiannya aja, cara pemasarannya pun kini dikemas dengan sangat unik dan khas anak muda banget. Memang jika dilihat dari segi bisnis, clothing line bisa memberi keuntungan yang menggiurkan. Bahkan kamu masih bisa mendapat keuntungan meski modal tak seberapa. Nah, kalau kamu baru mulai tertarik dengan bisnis ini, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum menjeburkan(?) diri.

Pertama, memang kamu harus punya uang. Tapi yang paling pertama itu harus punya passion
Mungkin hal ini kedengarannya klise banget. Tapi ya mau gimana lagi ya hehe, memang hal paling pertama yang harus kamu miliki adalah passion. Karena kalo kamu liat pakaian aja udah males, terus berpakaian tiap hari juga asal-asalan, gimana mau mempromosikan pakaian yang akan kamu jual? Paling tidak kamu sebagai owner-nya harus bisa menunjukkan bahwa pakaian bisa mengubah penampilan seseorang. Nah, kalau kamu tidak ada passion di sana, tentu akan berat menjalankan bisnis yang kamu rintis kelak.

Apalagi namanya mengembangkan bisnis nggak akan semudah bikin donat yang didiemin 45 menit udah ngembang sendiri hehe, perlu ada proses dan pengorbanan yang panjang. Lima tahun pertama dalam memulai bisnis adalah masa-masa yang paling pahit dan menyakitkan. Bahkan, kepahitan dan kesakitan tersebut akan menjadi berlipat-lipat lebih besar jika bisnis clothing yang kamu jalani nggak sejalan dengan passion hidup kamu.

Karena itu, maksimalkan lima tahun pertama kamu dengan semangat yang berkobar sebab passion-mu ada di sana. Jadi sekalipun di awal bisnis kamu mengalami kerugian, kamu nggak akan mudah menyerah karena kamu benar-benar mencintai bidang ini.

Jangan pernah lelah untuk riset dan survei pasar
Nah, kebiasaan para pebisnis pemula nih hanya berdasar pada apa yang lagi viral saja. Mereka kurang paham dengan keadaan pasar yang sesungguhnya dan asal terjun. Mengira-ngira tanpa ada riset dan melihat fakta yang ada. Misalnya seperti tren baju bermotif pisang. Memang, beberapa waktu lalu sempat viral dan banyak diminati oleh kalangan muda. Tapi coba lihat deh sekarang, apakah mereka masih bangga dengan baju motif pisang itu? Tentu kamu nggak ingin usaha kamu hanya bertahan sesaat karena lagi viral aja kan?

Ketahuilah bahwa riset dan survei itu adalah hal yang penting banget untuk bisnis retail dengan segmen anak muda. Kenapa? Karena style dan mode anak muda itu sangat dinamis dan nggak terduga. Sehingga nggak akan mudah diterka mana yang akan laris dan tahan lama, dan mana yang cepat laris namun sebentar tenggelam.

Dalam melakukan riset, lakukanlah dengan objektif dan bukan berdasar pada selera kamu sendiri ya. Lakukanlah riset atau survei mengenai pasar yang akan kamu garap. Kenali mereka dengan baik dan mendetil. Semakin detail data yang kamu peroleh, maka semakin besar peluang brand kamu untuk sukses dan laku. Kamu juga akan semakin terlatih dalam melihat perkembangan mode nantinya.

Tentukan target pasar dan konsep brand yang akan kamu bangun
Siapa yang nggak kenal dengan clothing DAMN! Punya Daniel Mananta? Terlepas dari kepopulerannya sebagai host dan presenter di TV, kita bisa menilai konsep apa yang sebenarnya ingin ia bangun dari brand-nya. Kamu pun harus memiliki konsep sendiri dalam membangun image atas brand-mu sendiri. Namun kalau memang brand image yang ingin kamu angkat adalah koleksi random dengan harga murah, ya nggak kenapa-kenapa juga. Yang penting antara konsep dengan target pasar harus klop!

Kolaborasi dengan desainer grafis
Kalau kamu merasa kurang ahli dalam bikin desain mendesain, lebih baik jangan dipaksain deh hehe.. Kenapa kamu nggak coba mencari seorang yang jago desain grafis aja? Dengan berkolaborasi sama partner kerja, kamu bisa menuangkan ide dan konsep brand yang akan kamu bangun. Tidak perlu menjadikannya karyawan kok kalau memang belum sanggup membayar upah, cukup kolaborasi atau freelance aja supaya cukup dibayar per project.

Jangan sembarangan pilih vendor
Inilah yang akan menentukan bagaimana produk kamu akan diterima oleh customer. Jadi jangan pernah sembarangan pilih vendor dengan alih-alih harga yang murah ya, karena kualitas dan harga itu nggak akan pernah bohong.

Nah, untuk produksi awal sebaiknya nggak perlu membuat kuantiti yang banyak. Pelan-pelan aja dulu, yang penting jangan lupa bikin target penjualan supaya kamu bisa melihat bagaimana perkemabangan bisnismu.

Wajib kudu mesti maksimalkan sosmed dan marketplace
Jaman sekarang gitu, kalo nggak pake sosmed terus mau pake apa lagi?? Mau nggak mau kamu harus menyemplungkan diri dalam dunia sosmed dan berbaur dengan kalangan pasar yang sedang kamu tuju. Pelajari bagaimana brand yang udah lebih dulu sukses sebelum kamu, dan jangan lupa belajar bagaimana memanfaatkan media promosi iklan dari Facebook, Instagram, dan Twitter.

Salah satu yang penting juga nih, jangan lupa memanfaatkan market place yang kini banyak mendapat sorotan dari masyarakat penggemar belanja online.

Cari Endorsers dan influencers yang bisa meningkatkan kepopuleran brand kamu
Sering liat kan postingan foto selebgram yang nge-tag salah satu brand?  Nah itulah yang dinamakan dengan endorsement. Karena itu jangan lupa memanfaatkan cara ini untuk membuat brand kamu semakin dikenal masyarakat luas.  

Terakhir, fokus aja dengan apa yang lagi kamu jalani saat ini
Meski ada saat-saat kamu merasa bahwa bisnis ini sulit berkembang, jangan pernah patah semangat ya! Nikmatin aja prosesnya :)



Sebenarnya ada satu cara lain lagi sih untuk memulai usaha clothing tanpa modal yang banyak, yakni dengan menjadi reseller dari brand ternama. Misalnya seperti join menjadi KAZOKU. Dengan menjadi reseller, kamu bisa mempromosikan produk yang ingin kamu jual tanpa harus menyimpan barang di rumah. Lebih simple dan dapat dikerjakan dimana aja. Gimana, udah mulai punya planning untuk membuka usaha clothing? Semoga sukses ya! Have a great day!

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook