Sebelum Malu Dibilang Bau Mulut, Coba Tes Sendiri Bau Napas Kamu yuk!

12.05.00


Suka baper nggak sih pas kamu lagi ngomong tapi orang yang kamu ajak ngobrol tiba-tiba menaruh tangannya di depan mulut dan hidungnya? Seolah-olah ada bau menyengat yang mengganggunya. Saat kamu masih berbicara, ia hanya tertunduk dengan menutupi hidungnya tanpa ada pertanyaan lagi, dan malah berniat ingin menghentikan obrolan lalu menjauh dari sisimu. Nah lo, mungkinkah ini pertanda kamu bau mulut?

Bau mulut bisa benar-benar mengganggu suasana hati seseorang. Baik itu teman, rekan kerja, apalagi pacar. Sayangnya, seringkali orang di dekatmu malah nggak mau bilang karena merasa nggak enak sama kamu. Karena perasaan nggak enak itu, paling-paling mereka akan nawarin kamu permen, tutup hidung, atau pergi menjauh. Saat hal ini terjadi, mungkin kamu akan bertanya-tanya sendiri. Apa iya gue bau mulut?

Karena itu, sebelum malu dan dipermalukan sama orang lain, kamu bisa mengecek sendiri apakah mulut kamu bau atau tidak.

(pic source: elsa-tutorial)
Jilat sedikit bagian belakang pergelangan tangan dan tunggu 5 detik. Kemudian cium pergelangan tangan
Jilat bagian belakang pergelangan tangan kamu. Tunggu 5-10 detik hingga air ludah mengering. Lakukan hal ini diem-diem aja ya ketika kamu lagi sendirian, jangan di tempat umum. Dan jangan pula mencoba tes ini tepat setelah menyikat gigi, menggunakan obat kumur, atau memakan sesuatu yang beraroma pepermin, karena mulut yang terasa segar dapat memberikan hasil yang nggak akurat.

Gimana, udah dicium? Apa yang kamu cium kurang lebih seperti itu aroma napas kamu. Jika baunya nggak sedap, mungkin kamu harus memperbaiki kesehatan gigi dan mulut. Tapi perlu diingat, cara ini pada dasarnya mengeluarkan ludah dari bagian lidah yang paling ujung (anterior) yang bisa bersih dengan sendirinya. Dengan kata lain, aroma yang kamu cium barusan adalah bagian lidah yang paling baik. Karena biasanya kebanyakan bau napas berasal dari bagian belakang mulut yang dekat dengan tenggorokan. Namun jika bau napas kamu relatif kecil, mungkin bau yang kamu cium tidak terlalu kuat. Bila kamu masih khawatir, kamu bisa coba cara kedua.

(pic source: elsa-tutorial)
Tutup mulut dan hidung dengan kedua tangan. kemudian bernapas ke tangan dan cium atau hirup apakah berbau atau tidak
Tutupi mulut dan hidung kamu dengan kedua tangan. Tangkupkan kedua tangan hingga membentuk kerucut supaya udara yang kamu embuskan melalui mulut tidak tersebar ke mana-mana kecuali ke dalam hidung. Embuskan napas dari mulut dengan pelan, kemudian segera hirup napas yang masih hangat tersebut melalui hidung, Jika napas kamu berbau tidak sedap, kamu akan merasakannya sendiri. Tapi dengan cara ini, udara yang diembuskan dapat menyebar dengan cepat dari celah di antara jari-jari, sehingga agak sulit juga mendapatkan diagnosis yang tepat. Ya, paling enggak ini cara teraman untuk mengecek bau napas saat kamu di tempat umum.

(pic source: elsa-tutorial)
Tutupkan gelas ke mulut dan hidung dan hembuskan nafas bersamaan antara mulut dan hidung hirup dan rasakan apakah bau atau tidak
Embuskan napas ke dalam gelas atau wadah plastik. Ambil napas dalam, kemudian pegang wadah tersebut sehingga menutupi hidup dan mulut kamu, dengan hanya menyisakan ventilasi yang minimal. Embuskan napas dari mulut dengan pelan, sehingga wadah yang kamu pegang terisi napas hangat. Hirup dengan cepat dan dalam melalui hidung. Harusnya cara ini jelas banget sih menunjukkan kadar bau mulut sendiri. Kalau udah selesai percobannya, jangan lupa cuci gelasnya sebelum dipakai orang lain, hehe..

(pic source: elsa-tutorial)
Tarik pipi keluar dari gigi lalu dorong lagi, hembus dan endus nafas pada waktu yang bersamaan apakah bau atau tidak
Posisikan tangan kamu seperti ingin mencubit pipi. Tarik pipi keluar dari gigi, lalu dorong kembali. Ulangi hal ini beberapa kali lebih cepat dan coba hembuskan nafas melalui mulut. Di saat yang bersamaan hirup nafasmu melalui hidung. Jika baunya buruk, maka napas kamu memang bau.

Tanyalah pada seseorang yang kamu percaya untuk mengetahui apakah napas kamu berbau nggak sedap
Memang sih bisa-bisa aja ngetes bau napas sendiri, tapi hasilnya tentu akan bergantung pada perkiraan kamu sendiri pula. Wangi menurut kamu belum tentu juga wangi bagi orang lain. Karena itu cara terbaik untuk mengetahui dengan pasti adalah memberanikan diri tanya pada orang lain. Pastinya jangan tanya ke lawan jenis atau orang yang lagi kamu deketin ya, bisa-bisa dia kabur karena ilfil sama kamu. Boleh nanya sama orang asing kalo kamu nekat hahaha. Meski memalukan, kamu akan dapat hasil dengan opini yang jujur. Tapi sekiranya tau dirilah sedikit, jangan langsung nyeblak hembusin napas ke wajahnya :P

Kalau memang hasilnya positif nafas kamu bau, jangan sedih. Anggaplah itu sebagai reminder bahwa kamu harus selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi. Mungkin kamu masih nggak terima dibilang bau karena kamu udah rutin menyikat gigi, berkumur, dan membersihkan karang gigi. Tapi jangan lupa, bau mulut juga bisa terjadi karena penyakit dalam, karena itu periksalah ke dokter bila perlu.

Jangan lupa sikat gigi sebelum tidur dan gunakan pengerik lidah untuk menghilangkan sisa makanan di lidah. Ganti juga sikat gigi kamu setiap dua atau tiga bulan. Selamat mencoba ya!

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook